Kegunaan dan Fungsi Insektisida SANKILL 530/60 EC Untuk Tanaman - kliktani.com

Kegunaan dan Fungsi Insektisida SANKILL 530/60 EC Untuk Tanaman


SANKILL 530/60 EC adalah insektisida dengan dua buah bahan aktif klorpirifos : 530 g/l, dan sipermetrin : 60 g/l,  berbentuk pekatan cair berwarna kuning kecoklatan yang dapat diemulsikan. Obat pertanian kimia ini bekerja secara racun kontak dan lambung sebagai untuk mengendalikan hama tanaman, seperti; ulat grayak, kutu daun, penggerek buah, ulat api dan hama penting lainnya.

Insektisida ini diproduksi oleh PT Santani Agro Mandiri, yang sudah cukup berpengalaman dalam memproduksi pestisida seperti; CAPITAL 200/300 SC, LEBUR 480 SL, SANCARB 500 EC, SANDOR 30 WP, SANTANILL 12/45 WP dan banyak lagi lainnya.

Dua bahan aktif yang terkandung pada obat pertanian ini sudah sangat lazim di gunakan oleh berbagai produsen pestisida ternama, karena efektifitasnya memang sudah tidak diragukan lagi dalam memerangi hama - hama penting tanaman. Selain dua bahan aktif tadi masih ada keunggulan lainnya, berikut keunggulan Insektisida Sankill 530/60 EC.


A. Keunggulan 

1. Dua Kandungan Bahan Aktif

  • Klorpirifos bekerja dengan mengacaukan sistem syaraf serangga baik sebagai racun kontak, lambung maupun pernafasan
  • Sipermetrin termasuk golongan 3A Piretroid. Golongan piretroid merupakan racun kontak dan  lambung yang bekerja pada sistem saraf serangga dan mengganggu fungsi neuron oleh interaksi dengan saluran natrium.engganggu proses respirasi.

Dua bahan aktif ini sangat baik dalam mengendalikan berbagai jenis hama serangga seperti; Spodoptera exigua, Etiella zinckenella, Spodoptera litura  dan lain sebagainya.


2. Bekerja Racun Kontak

Racun kontak yang ada pada Sankill dapat bekerja efektif begitu pestisida ini langsung mengenai organisme perusak tanaman


3. Mudah Larut

Dengan formulasi Emulsible Concentrate (EC) menjadikan ia mudah larut kedalam air tanpa perlu diaduk lama, juga bersifat stabil. Biasanya pestisida dengan kode formulasi ini berupa pekatan yang ketika di campur air akan berubah warna jadi putih susu.


4. Berspectrum Luas

Berspectrum luas artinya bekerja terhadap lebih banyak hama, dengan demikian dapat mengendalikan berbagai jenis serangga sekaligus dalam satu kali aplikasi/penggunaan. Sehingga lebih praktis dan ekonomis.


5. Dosis Rendah

Dengan rata-rata dosis sekitar 2,5 ml per liter air, menjadikan dosis Sankill 530/60 EC irit, dan dengan dosis yang rendah ini membuat keuntungan lebih karena mampu mangikis biaya pembelian pestisida.


6. Reaksi Cepat

Hanya dalam hitungan menit hama sasaran yang terkena insektisida ini langsung tak berdaya dan mati seketika.


B. Fungsi Insektisida SANKILL 530/60 EC

Menjadi salah satu produk pestisida unggulan dari  PT Santani Agro Mandiri, membuat pihak produsen tidak main main dalam mengeluarkan prodaknya ini, terbukti semakin banyak para petani dan pembudidaya tanaman ramai-ramai menggunakan insektisida ini. Berikuit fungsi insektisida Sankill 530/60 EC bagi tanaman.


1. PADI

Pada tanaman padi, ulat dan wereng menjadi musuh yang nyata bagi para petani. 2 jenis hama ini mampu membuat petani bisa gigit jari karena ke ganasannya dalam merusak tanaman. Untuk membasmi jenis hama ini, gunakan dosis sankill sekitar 3 ml perliter air dengan metode penyemprotan volume tinggi, atau jika menggunakan tengki sprayer ukuran 14 liter, maka dosis yang digunakan adalah 40 ml/tengki. Selain dua hama tadi, walang sangit dan lalat buah juga bisa di basmi dengan menggunakan dosis yanhg sama.


2. BAWANG MERAH

Ulat grayak bawang (Spodoptera exigua) merupakan hama utama yang biasa merusak tanaman bawang merah. Serangan larva ini dapat menyebabkan penurunan hasil produksi bawang merah, atau kehilangan hasil yang tidak sedikit jika tidak dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian 

Serangan Spodoptera exigua pada bawang merah membuat daun bawang merah menjadi berlubang seperti transparan. Ulat grayak ada di dalam rongga daun dan memakan daun dari dalam. Gunakanlah penyemprotan volume tinggi dengan dosis 3 ml/l.


3.  CABAI

Spodoptera litura merupakan ulat grayak yang menyerang bagian daun tanaman cabai secara berkelompok. Daun yang terserang berlubang dan meranggas. Pada serangan stadium tinggi, biasanya terjadi pada saat musim kemarau, menyebabkan defoliasi daun yang sangat parah.

Untuk proses pengendalian gunakanlah penyemprotan volume tinggi dengan dosis 3 ml/l Sankill untuk cabe, agar pengendalian ulat cabe bisa musnah dalam hitungan menit.


4. TANAMAN LAINNYA

  • Jagung : belalang Locusta sp., Oxya chinensis (Penyemprotan volume tinggi : 1,5 - 2 ml/l)
  • Jeruk : kutu daun Toxoptera citricidus;kutu loncat Diaphorina citri; peliang daun Phylocnistis citrella (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Kacang panjang : hama Thrips sp. (Penyemprotan volume tinggi : 2 ml/l)
  • Kacang panjang : kutu daun Aphis sp. (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 ml/l)
  • Kakao : pengisap buah Helopeltis antonii (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Kakao : hama penggerek buah Canopomorha cramerella (Penyemprotan volume tinggi : 0,75 - 1 ml/l)
  • Kedelai : pengisap daun Empoasca spp., ulat grayak Spodoptera litura, penggulung daun Lamprosema indicata, pengisap polong Nezara viridula, Riptortus linearis, penggerek polong Etiella spp. (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Kelapa sawit : ulat api Setothosea asigna (Penyemprotan volume tinggi : 125 - 250 ml/ha)
  • Kubis : perusak daun Plutella xylostella (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 ml/l)
  • Kubis : perusak daun Crocdolomia binotalis (Penyemprotan volume tinggi : 2 ml/l)
  • Teh : pengisap daun Helopeltis antonii (Penyemprotan volume tinggi : 1 ml/l)
  • Teh : hama Empoasca sp. (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Tembakau : penggerek daun Helicoverpa sp. (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Tembakau : ulat grayak Spodoptera litura (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 ml/l)


Dalam bisnis budidaya tanaman, tanaman yang tumbuh subur dan sehat merupakan investasi yang berharga, oleh karena itu hama dan penyakit harus secepatnya di tuntaskan sejak pertama kali di temukan, semakin dini ditemukan maka semakin mudah untuk diatasi.

Kehadiran pestisida sebagai racun pengendali hama dan penyakit harus di gunakan secara bijak oleh pembudidaya tanaman, agar residu yang ditinggalkan oleh pestisida tidak berdampak buruk bagi lingkungan di kemudian hari, Gunakanlah pestisida sesuai dengan fungsinya.

Perlu diperhatikan! Jangan tergiur dengan pestisida yang harganya murah namun tidak memiliki efektivitas dalam menangani hama atau penyakit, karena akan berdapak buruk bagi lingkungan dengan residu yang di tinggalkan, atau juga membeli pestisida yang mahal harganya namun belum teruji khasiatnya, karena itu jermatlah dalam memilih prodak pestisida.

Demikianlah ulasan tentang Kegunaan dan Fungsi Insektisida Sankill 530/60 EC Untuk Tanaman, Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semua, khususnya bagi anda yang sedang berbisnis budidaya tanaman. Terimakasih.

0 Response to "Kegunaan dan Fungsi Insektisida SANKILL 530/60 EC Untuk Tanaman"

Post a Comment

Iklan Tautan

3361

Tautan