Insektisida Dengan Kandungan Bahan Aktif Abamektin Paling Tinggi - kliktani.com

Insektisida Dengan Kandungan Bahan Aktif Abamektin Paling Tinggi


Insektisida dengan bahan aktif Abamektin telah banyak di gunakan oleh para pembudidaya tanaman untuk mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT), meski harga pestisida dengan kandungan abamectin ini lebih tinggi, tetapi tidak sedikit masyarakat yang tetap memilih menggunakan obat pertanian jenis ini, karena memiliki keunggulan dalam memberantas hama sejenis ulat, dan kutu-kutuan.

Ada alasan mengapa banyak dari para pembudidaya tanaman memilih menggunakan bahan aktif ini, sedikitnya ada  keunggulan yang di miliki oleh insektisida abametin;

1. Bersifat Racun Kontang, Lambung dan Sistemik. Bahan aktif ini mampu bekerja secara kontak, lambung dan sistemik secara bersamaan, sehingga cara kerjanya menjadi optiomal, efektif, dan efisien. Oleh karena itu efektifitas penggunaan pestisida jenis ini bisa lebih tinggi saat menumpas hama.

2. Aman Tanpa Efek Samping Bagi Tanaman. Abamectin sangat aman bagi tanaman karena tidak menimbulkan efek samping negatif bagi tanaman, asalkan selama proses pemakaiannya sesuai dengan dosis yang dianjurankan. Bahkan pemakaian bahan aktif jenis ini cenderung bisa menyuburkan daun. Tidak seperti pestisida lain seperti bahan aktif profenofos yang cenderung membuat daun tanaman kuning dan kaku.

3. Berspectrum Luas. Artinya bisa bekerja terhadap lebih banyak hama sasaran (bukan hanya kutu dan ulat saja ), dengan demikian dapat mengendalikan berbagai jenis serangga hama sekaligus dalam satu kali aplikasi/penggunaan. 

4. Dosis Rendah. Rata-rata dosis yang digunakan sekitar 0,5 ml/l air, menjadikannya memiliki dosis yang rendah jika di bandingkan dengan bahan aktif lainnya, dan dengan dosis yang rendah ini membuat keuntungan lebih karena mampu mangikis biaya pembelian pestisida.

Abamektin sendiri adalah bahan aktif insektisida dari golongan Avermektin, yang memiliki kode cara kerja 6. Fungsi bahan aktif ini mampu mengendalikan berbagai jenis hama tanaman, terutama jenis kutu -kutuan, Ulat, dan Thrip. Namun juga bisa diaplikasikan untuk mengndalikan wereng pada stadium rendah hingga sedang.

Cara kerja abamectin pada hama yaitu dengan cara mengganggu fungsi jalan transmisi pada saraf dan neuromuskular, sehingga membuat hama yang terkontaminasi bisa mati secara perlahan, ini yang membuat banyak petani atau pembudidaya tanaman banyak menggunakan pestisida ini.

Kebanyakan insektisida yang berbahan aktif ini hanya mengandung berkisar 18  - 35 % saja, seperti; Abacel 18 EC, Calebtin 18 EC, Numectin 20 EC, Alfamex 18 EC, Trimmer 18 EC, dan lain-lain.  Oleh sebab itu banyak orang mencari insektisida Abamektin tertinggi untuk lebih efektif dalam mengatasi hama tanaman. Untuk itu kali ini kami akan membahas tentang 5 Insektisida dengan bahan aktif abamektin tertinggi;


1. MATRIX WIN 300 EC



Matrix Win 300 EC adalah insektisida racun kontak dan lambung berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan,  Bahan aktif Matrix Win 300 EC adalah abamektin 200 g/l, dan imidakloprid 100 g/l. Dengan kandungan 200 gram perliter membuat obat pertanian ini menjadi insektisida abametin tertinggi di kelasnya.

Matrix Win 300 EC merupakan prodak unggulan dari  PT Multi Sarana Indotani yang beralamt di Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Produsen pestisida ini sudah banyak mengeluarkan berbagai macam merek pestisida seperti; CRUMBLE CARB 150 SC, GRETA 500 EC, VALETUDO 300 EC, PROMECTIN 100 EC, BIGEST 20 TB dan Lainnya.


2. PROMECTIN 100 EC 

Promectin 100 EC merupakan insektisida berbahan aktif abamectin tertinggi kedua setelah Matrix Win 300 EC. Pestisida ini di bekali bahan aktif abamektin sebesar 100 g/l yang bekerja secara racun kontak dan lambung berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.

Obat pertanian ini mampu memberantas hama penting pada tanaman bawang merah, padi, cabai, dan lain -lain. Berikut Fungsi Promectin 100 EC bagi tanaman;

  • Apel: kutu daun Aphis pomi (penyemprotan volume tinggi:0,25 - 0,5 ml/l)
  • Cabai: hama thrips Thrips parvispinus (penyemprotan volume tinggi : 0,25 - 0,5 ml/l)
  • Jeruk: penggerek daun Phyllocnistis citrella (penyemprotan volume tinggi : 0,25 - 0,5 ml/l)
  • Kacang hijau: ulat grayak Spodoptera litura, perusak daun Phaedonia inclusa, penggulung daun Lamprosema indicata, penggerek polong Etiella zinckenella, pengisap polong Riptortus linearis (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Kacang panjang: penggerek polong Maruca testulalis (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Kelapa sawit : rayap tanah Coptotermes cuvignathus (Penyiraman sekitar pangkal batang : 1,5 - 3 ml/l air)
  • Kentang: pengorok daun Liriomyza huidobrensis, hama thrips Thrips palmi (Penyemprotan volume tinggi : 0,25 - 0,5 ml/l)
  • Krisan: pengorok daun Liriomyza chrysanthemi (penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Kubis: perusak daun Plutella xylostella, ulat krop Crocidolomia pavonana (penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)
  • Tomat : pengorok daun Liriomyza huidobrensis (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 ml/l)


3. WIPPER 50 EC

Wiper 50 EC adalah insektisida dengan bahan aktif abamektin 50 g/l, berwarna hitam kecoklatan, bersifat sebagai racun kontak dan lambung, selain itu insektisida ini juga memiliki sifat translaminar, sehingga lebih cepat dalam mengendalikan hama Thrips, Kutu Daun, dan Pengorok Daun pada tanaman Cabe dan Kentang.

Wiper 50 EC juga bisa digunakan dalam mengendalikan hama wereng, ulat penggerek batang, dan ulat pelipat daun pada tanaman padi, lalat buah pada tomat, dan hama kutu kebul pada jeruk.

Jika dibandingkan dengan insektisida dengan bahan aktif yang sama, Wiper memeliki kadar bahan aktif yang tinggi yaitu abamektin 50%, di bandingkan dengan Abacel, Metro, Agrimec, yang hanya memiliki kandungan bahan aktif abamektin sebesar 18%.

Bahan aktif yang tinggi ini akan memberikan dampak dan hasil yang lebih optimal dalam mengendalikan hama dibandingkan insektisida sejenis, Selain itu residu yang di timbulkan akan bertahan lama pada permukaan daun, sehingga hama lebih mudah untuk dikendalikan.

Keunggulan Insektisida Wiper 50EC

  • Paling ampuh mengendalikan thrips, kutu daun, dan penggorok daun
  • Tunas daun tumbuh lebih cepat dan banyak
  • Residu bertahan lama di permukaan daun
  • Bahan aktif tinggi memberikan hasil lebih baik dan berkualitas


4. ABACROSS 50 EC

Abacross 50 EC merupakan insektisida abamectin dengan kandungan 50 g/l, bersifat sebagai racun kontak dan lambung berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan dalam air untuk mengendalikan hama trips (Thrips parvipinus) pada tanaman Cabai. Dengan konsentrasi dosis penggunaan yang cukup irit, yakni hanya 1 ml/l air, Abacross 50 EC ini aman bagi tanaman karena tidak menimbukkan efek samping, selama pemakaian sesuai dengan anjuran.


5. BELAWAN 365 EC

Belawan 365 EC merupakan insektisida bersifat racun kontak dan lambung berbentuk pekatan, yang dapat diemulsikan dalam air berwarna kuning kecoklatan untuk mengendalikan hama penggerek polong (Maruca tetulalis) pada tanaman Kacang Panjang. 

Belawan 365 EC memiliki dua bahan aktif yaitu abamektin (abamectin) : 45 g/l, klorfenapir (chlorfenapyr) : 320 g/l yang efektif dalam mengatasi berbagai jenis hama pada tanaman budidaya, baik itu palawija, hortikultura, dan juga tanaman hias.

Belawan 365 EC terdiri atas dua gabungan serasi bahan aktif dengan cara kerja berbeda, sehingga pengendalian hama menjadi efektif dan  .Bahkan, hanya dengan menggunakan konsentrasi dosis yang rendah, namun tetap tinggi dalam memberantas hama, sehingga mampu memangkas biaya pengendalian menjadi lebih murah, Belawan 365 EC mampu bekerja langsung ke titik pusat sistem syaraf serangga, sehingga serangga hama yang terkena semprot akan mati.


PENUTUP

Dalam bisnis budidaya tanaman, tanaman yang tumbuh subur dan sehat merupakan investasi yang berharga, oleh karena itu hama dan penyakit harus secepatnya di tuntaskan sejak pertama kali di temukan, semakin dini ditemukan maka semakin mudah untuk diatasi.

Kehadiran pestisida sebagai racun pengendali hama dan penyakit harus di gunakan secara bijak oleh pembudidaya tanaman, agar residu yang ditinggalkan oleh pestisida tidak berdampak buruk bagi lingkungan di kemudian hari, Gunakanlah pestisida sesuai dengan fungsinya.

Perlu diperhatikan! Jangan tergiur dengan pestisida yang harganya murah namun tidak memiliki efektivitas dalam menangani hama atau penyakit, karena akan berdapak buruk bagi lingkungan dengan residu yang di tinggalkan, atau juga membeli pestisida yang mahal harganya namun belum teruji khasiatnya, karena itu jermatlah dalam memilih prodak pestisida.

Demikianlah ulasan tentang Insektisida Dengan Kandungan Bahan Aktip Tertinggi, Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk semua, khususnya bagi anda yang sedang berbisnis budidaya tanaman. Terimakasih.

0 Response to "Insektisida Dengan Kandungan Bahan Aktif Abamektin Paling Tinggi"

Post a Comment

Iklan Tautan

3361

Tautan