53 DAFTAR TERBARU! HERBISIDA PRA TUMBUH TERBAIK UNTUK TANAMAN PADI YANG BISA ANDA COBA. - kliktani.com
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

53 DAFTAR TERBARU! HERBISIDA PRA TUMBUH TERBAIK UNTUK TANAMAN PADI YANG BISA ANDA COBA.


Penggunaan Herbisida Pra Tumbuh untuk tanaman padi memang sangat di perlukan, apa lagi pada lahan atau sawah tadah hujan, pasti penggunaan herbisida jenis ini menjadi kunci untuk mencegah rumput tumbuh. Dimana kita ketahui rumput atau gulma merupakan salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), karena jika di biarkan gulma akan memperlambat pertumbuhan tanaman padi.

Pada tanaman padi, rumput biasanya tumbuh secara bersamaan sehingga ketika gulma tumbuh dan tidak di tangani dengan baik maka akan mengganggu proses perkembangan dan berpotensi mengurangi jumlah anakan padi. Selain menghambat jumlah anakan padi, rumput yang tumbuh juga bisa mengundang kedatangan hama seperti wereng, dan juga tikus.

Ada beberapa jenis rumput yang biasa tumbuh di sawah, mulai dari gulma berdaun lebar seperti, Eceng, Gunda, Genjer, dan Gulma berdaun sempit seperti, teki, grintingan, dan lain-lain. Oleh karena itu banyak petani padi yang menggunakan berbagai jenis obat rumput untuk mencegah gulma tumbuh di lahannya.

Secara umum herbisida pra tumbuh dapat di aplikasikan pada tanah saat rumput belum tumbuh, Karena semua jenis herbisida pra tumbuh merupakan soil acting herbicide atau herbisida yang diaplikasikan ke tanah dan bersifat sistemik, dan rata-rata  memiliki bahan aktif diuron, bromacil, oksadiazon, oksifluorfen, ametrin, butaklor dan metil metsulfuron.

Berikut ini daftar terbaru herbisida pra tumbuh untuk padi, jagung, tebu, bawang, dan lainnya yang berhasil kami himpun dari berbagai sumbur.

1. QUEEN 25 WP 

Bahan aktif kuinklorak : 25 %, Herbisida pra tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padang rumput golf : gulma berdaun lebar Chrysopogon aciculatus, Hypericum japonicum, Oxalis corniculata, gulma berdaun sempit Axonopus compressus, teki Cyperus kylingia (Penyemprotan volume tinggi : 2 - 3 kg/ha)
  • Padi sawah: gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 1,25 kg/ha)
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis Ludwigia octovalvis (Penyemprotan volume tinggi: 0,75 - 1 kg/ha)

2. PMA 6 865 SL 

Bahan aktif 2,4-D dimetil amina (2,4-D dimethylammonium) : 865 g/l, setara dengan 2,4-D (2,4-D active equivalent): : 720 g/l, Herbisida sistemik selektif pra tumbuh berbentuk larutan dalam air.
  • Padi sawah tapin: gulma berdaun lebar Jussica repens, Limnocharis flava, Monocharia vaginalis; gulma berdaun sempit Paspalum distichum; teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi: 1-1,5 l/ha) PT Bravo Dinamika (info)

2. PROWL 330 EC

Bahan aktif pendimetalin (pendimethalin) : 330 g/l, Herbisida pra tumbuh dan zat pengatur tumbuh tanaman berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Bawang merah : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Amaranthus spinosus, Althernanthera philoxeroides, Erechtites valerianifolia ; gulma berdaun sempit Cynodon dactylon, Digitaria sp., Echinochloa colona, Eleusine indica (Penyemprotan volume tinggi : 1,5 - 3 l/ha)
  • Kedelai : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Althenanthera philoxeroides gulma berdaun sempit Cynodon dactylon (Penyemprotan volume tinggi : 1,5 - 3 l/ha)
  • Padi: teki Fimbristylis litoralis gulma berdaun sempit Echinochloa sp. (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 1,5 l/ha)

3. PRIMAJOS 865 SL 

Bahan aktif 2,4-D dimetil amina (2,4-D dimethyl ammonium) : 865  /l,setara dengan 2,4-D (2,4-D active equivalent) : 720 g/l. Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk larutan dalam air.
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Marsilea crenata, Monochoria vaginalis (Penyemprotan volume tinggi : 0,75 - 1,5 l/ha)

4. WISH 590 EC 

Bahan aktif butaklor (butachlor) : 200 g/l, klomazon (clomazone) : 120 g/l, propanil (propanil) : 270 g/l, Herbisida kontak dan sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis, gulma berdaun sempit, Echinochloa crusgalli; teki Cyperus diformis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 1,5 l/ha)

5. KENLLY 20 WG 

Bahan aktif  metil metsulfuron : 20 %, Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air.
  • Budidaya kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Clidemia hirta, Chromolaena odorata (Penyemprotan volume tinggi : 60 - 120 g/ha)
  • Padi sawah: Gulma berdaun lebar Alternanthera philoxeroides Ludwigia octovalvis Monocharia vaginalis teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi: 15 - 20 g/ha)

6. JUTSUMIN 865 SL

Bahan aktif  2,4-D dimetil amina (2,4 D dimethyl ammonium) : 865 g/l, setara dengan 2,4-D (2,4-D active equivalent) : 718 g/l, Herbisida sistemik selektif pra tumbuh berbentuk larutan dalam air
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, Spenochlea zeylanica, Marsilea crenata (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 l/ha)

7. JAB 20 WG 

Bahan aktif  metil metsulfuron : 20 %. Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air.
  • Budidaya padi sawah : gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis Limnocharis flava Marsilea crenata Ludwigia octovalvis (Penyemprotan volume tinggi: 7,5-10 g/ha )

8. HOLDOWN 430 CS

Bahan aktif klomazon (clomazone) : 129 g/l, pendimetalin (pendimethalin) : 307 g/l. Herbisida selektif pra tumbuh berbentuk kapsul yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis; gulma berdaun sempit, Echinochloa crus-galli; teki Cyperus diformis (Penyemprotan volume tinggi: 2 - 3 l/ha)

9. FLAVA 10 WP 

Bahan aktif etil pirazosulfuron : 10 %. Herbisida pra tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Monochoria vagiinalis Limnocharis flava Ludwigia octovalvis (Penyemprotan volume tinggi: 187,5 - 225 g/ha )

10. GOAL 240 EC

Bahan aktif oksifluorfen : 240 g/l. Herbisida kontak pra tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Bawang merah: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Althernanthera sesilis Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Kakao: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp., Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Kapas: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata, Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Karet: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Kedelai: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Kelapa sawit: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Padi gogo: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Tebu: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Teh: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)
  • Ubi kayu: gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides Amaranthus spinosus Borreria alata Borreria sp. Clibadium surinamense Marsilea crenata Mimosa invisa Mimosa pudica Monochoria vaginalis Oxalis barrilierii Polygala sp. Portulaca oleracea Synedrella nodiflora gulma berdaun sempit Brachiaria paspaloides Eleusine indica Digitaria ciliaris Digitaria sanguinalis Echinochloa colonum Ottochloa nodosa Paspalum scorbiculatum Paspalum sp. teki Cyperus iria Cyperus rotundus Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha)

11. FUSO 36 WP

Bahan aktif asetoklor (acetochlor) : 30 %, etil pirazosulfuron (pyrazosulfuron ethyl) : 6 %. Herbisida selektif dan sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi Sawah: gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis; golongan rumput Echinochloa crus-galli; teki Cyperus diformis, Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 1,5 kg/ha)

12.SALVATORE 12/18 WP

Bahan aktif metil bensulfuron (bensulfuron-methyl) : 12 %, natrium bispiribak (bispyribac sodium) : 18 %. Herbisida sistemik dan selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi Sawah: gulma berdaun lebar Alternanthera piloxeroides, Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis (Penyemprotan volume tinggi: 60 - 80 g/ha)
  • Padi Sawah: gulma berdaun lebar Spenochlea zeylanica; golongan rumput Echinochloa crus-galli, Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 80 - 100 g/ha)

13. THIOSIDA 6 GR

Bahan aktif  2,4-D IBE (2,4-D isobutyl ester) : 2 %, tiobenkarb (thiobencarb) : 4 %. Herbisida sistemik pra tumbuh berbentuk butiran.
  • Padi sawah tabela: gulma berdaun lebar Lugwigia octovalvis Monochoria vaginalis gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi: 15 - 20 kg/ha)
  • Padi sawah tapin: gulma berdaun lebar Marsilea crenata Monochoria vaginalis Lugwigia octovalvis gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli teki Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 10 - 15 kg/ha)

14. RICE PRO 10/10 WP

Bahan aktif etil pirazosulfuron (pyrazosulfuron-ethyl) : 10 %, pendimetalin (pendimethalin) : 10 %
Herbisida sistemik dan selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan
  • Padi gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis monochoria vaginalis Sphenoclea zeylaica (Penyemprotan volume tinggi 75 - 100 g/ha )
  • Padi gulma golongan rumput Echinochloa cruss-galli Leptochloa chinensis (Penyemprotan volume tinggi 75 - 100 g/ha )
  • Padi teki Fimbrystylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi 75 - 100 g/ha )

15. RICEQUICK 50 WP

etil pirazosulfuron (pyrazosulfuron ethyl) : 3 %, kuinklorak (quinclorac) : 47 %
Herbisida sistemik dan selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, Marsilea crenata; gulma berdaun sempit, Echinochloa colona, Leersia hexandra, Leptochloa chinensis; teki Cyperus difformis, Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 450 - 600 g/ha)


16. RICER 240 SC 

penoksulam (penoxulam) : 240 g/l
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan suspensi
  • Padi sawah tapin : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Spenochlea zeylanica, gulma berdaun sempit Leptochloa chinensis, Cynodon dactylon, Echinochloa crus-galii, teki Cyperus iria, Fimbristylis milicea (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 100 ml/ha)

17. SUNRICE 15 WG 

etoksisulfuron : 15 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air.
  • Hutan tanaman industri Eucalyptus sp. : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Borreria alata, Clidemia hirta, gulma berdaun sempit Eleusine indica (Penyemprotan volume tinggi : 150 - 200 g/ha)
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Ludwigia adscendens Marsilea crenata (Penyemprotan volume tinggi: 40 - 60 g/ha )
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Limnocharis flava (Penyemprotan volume tinggi: 80 - 100 g/ha )
  • Padi sawah: teki: Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 60 - 80 g/ha )

18. SPENOC 600 EC

butaklor (butachlor) : 600 g/l
Herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun sempit Echinochloa cruss-galli (Penyemprotan volume tinggi: 1,5 - 2 l/ha)

19. SOLITO 320 EC

piribenzoksim : 20 g/l
pretilaklor : 300 g/l
  • Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Padi sawah (tabela) : gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis, Ludwigia octovalvis, gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli, teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 1,5 l/ha)
  • Padi sawah tanam pindah (Tapin) : gulma berdaun lebar Marsilea crenata, Monochoria vaginalis, gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli, teki Cyperus iria, Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 1,5 l/ha)

20. SOFIT 10/10 WP 

etil pirazosulfuron (pyrazosulfuron-ethyl) : 10 %
quinklorak (quinclorac) : 10 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi: gulma berdaun lebar Limnocharis flava, Ludwigia vaginalis, Marsilea crenata, Monochoria vaginalis; teki Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 150 - 200 g/ha)

21. RALLY 20 WG 

metil metsulfuron : 20 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air.
  • Budidaya karet (TBM) : gulma berdaun lebar Clidemia hirta, Diodia sarmentosa, paku-pakuan Stenochlaena palutris (Penyemprotan volume tinggi : 112,5 - 150 g/ha)
  • Budidaya kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Borreria alata, Clidemia hirta (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 150 g/ha)
  • Budidaya padi sawah : gulma berdaun lebar Lymnocharis flava, Marsilea crenata (Penyemprotan volume tinggi : 5 - 10 g/ha)
  • Budidaya padi sawah : teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi : 10 - 15 g/ha)
  • Padi sawah (TOT) : gulma berdaun lebar Alternanthera sessilis, Ludwigia octovalvis, Limnocharis flava, gulma berdaun sempit Leptochloa chinensis, teki Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi : 37,5 - 75 g/ha)

22. ECHO 36 WP 

asetoklor (acetochlor) : 30 %
metil metsulfuron (metsulsuron methyl) : 6 %
Herbisida selektif pra tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Marsilea crenata, Monochoria vaginalis; golongan rumput Echinochloa crus-galli, teki Fimbristylis miliacea, Cyperus difformis (Penyemprotan volume tinggi: 1 -1,5 kg/ha)CBA-6 865 SL (umum)
  • 2,4-D dimetil amina (2,4-D dimethyl ammonium) : 865 g/l
  • setara dengan 2,4-D (2,4-D active equivalent) : 720 g/l
  • Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk larutan dalam air.
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Marsilea crenata, Monochoria vaginalis (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 l/ha)
  • Tebu : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Richardia brasiliensis, Synedrella nodiflora (Penyemprotan volume tinggi : 1,5 - 2 l/ha)

23. COMMAND 480 EC

klomazon : 481,39 g/l
Herbisida sistemik pra tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Kedelai : gulma berdaun sempit Digitaria ciliaris (Penyemprotan volume tinggi : 1,5 l/ha)
  • Kedelai : gulma berdaun sempit Echinochloa colona (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 l/ha)
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Spenochlea zeylanica, Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli, Echinochloa colona, Leptochloa chinensis, Cynodon dactylon (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 100 ml/ha)
  • Tebu : gulma berdaun lebar Cleome asvera, Commelina sp., Ageratum conyzoides, Synedrella nodiflora (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 l/ha)
  • Tebu : gulma berdaun lebar Croton hirtus (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 l/ha)
  • Tebu : gulma berdaun sempit Echinochloa sp. (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 l/ha)

24. CONDUCTOR 480 EC 

klomazon (clomazon) : 480 g/l
Herbisida selektif pra tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis gulma berdaun sempit Echinochloa cruss-galli (Penyemprotan volume tinggi : 0,75 - 1,25 l/ha)

25. BMA 6 865 SL

2,4-D dimetil amina (2,4-D dimethyl ammonium) : 865 g/l, setara dengan 2,4-D (2,4-D active equivalent) : 720 g/l
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk larutan dalam air.
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Marsilea crenata, Monochoria vaginalis (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 l/ha)

26. BM CANTAS 40 WP 

kuinklorak : 34 %, metil bensulfuron : 6 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Budidaya padi sawah tanam pindah (Tapin) : gulma berdaun lebar Marsilea crenata, Monochoria vaginalis, gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli (Penyemprotan volume tinggi : 500 - 625 g/ha)

27 BILLY 20 WP

Bahan aktif  etil pirazosulfuron : 20 %. Herbisida sistemik pra tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis Monochoria vaginalis Spenochlea zeylanica Teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi: 80 g/ha )

28. BENFURON 12/18 WP 

metil bensulfuron : 12 %, sodium bispiribak : 18 %
Herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, Limnocharis flava, Sphenochloa zeylanica, teki Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi : 90 - 120 g/ha)

29. BELLMAC 240 EC

Bahan aktif oksifluorfen : 240 g/l
Herbisida kontak, selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Bawang Merah: Gulma berdaun lebar Cleome rutidospermae Portulaca oleracea Gulma berdaun sempit Cynodon dactylon Digitaria sp. (Penyemprotan volume tinggi: 0,75 - 1,5 l/ha )
  • Padi Sawah: Gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis Ludwigia octovalvis Gulma berdaun sempit Leptochloa chinensis Echinochloa colona Teki Cyperus difformis Fimbristylis milicea (Penyemprotan volume tinggi: 1-1,5 l/ha )

30. ALLYPLUS 77 WP

Bahan aktif 2,4-D natrium : 75 %, etil klorimuron : 0,7 %, metil metsulfuron : 0,7 %. Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Lahan tanpa tanaman : gulma berdaun lebar Mikania cordata, Ageratum conyzoides, Croton hirtus, Stacytarpheta indica, Borreria alata ; gulma berdaun sempit Eleusine indica, Paspalum commersonni (Penyemprotan volume tinggi : 375 - 750 g/ha)
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis, Marsilea crenata, Jussiaea octovalvis, Ludwigia octovalvis, gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli, leptochloa chinensis, teki Cyperus difformis, Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi : 320 - 640 g/ha)
  • Padi sawah tanam pindah : gulma berdaun lebar Marsilea crenata (Penaburan : 320 - 640 g/ha)
  • Persiapan tanam padi sawah (TOT) : gulma berdaun lebar Lymnocharis flava (Penyemprotan volume tinggi : 750 - 1500 g/ha)
  • Persiapan tanam padi sawah (TOT) : gulma berdaun lebar Commelina diffusa (Penyemprotan volume tinggi : 375 - 750 g/ha)
  • Persiapan tanam padi sawah (TOT) : teki Cyperus difformis (Penyemprotan volume tinggi : 1500 g/ha)

31. SERENDY 28 WP

natrium bispiribak (bispyribac-sodium) : 18 %
pirazosulfuron (pyrazosulfuron) : 10 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah tapin: gulma berdaun lebar Alternanthera piloxeroides, Monocharia vaginalis, Marsilea crenata; gulma berdaun sempit Echinochloa cruss-galli, Paspalum distichum; teki Cyperus iria, Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 75 - 100 g/ha)

32. SATURN-D 600 EC 

2,4-D IBE (2,4-D isobutyl ester) : 200 g/l
tiobenkarb (thiobencarb) : 400 g/l
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis gulma berdaun sempit Echinochloa crus-galli teki Cyperus difformis Fimbristylis littoralis Scirpus juncoides (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha )
  • Padi tabela: gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis gulma berdaun sempit Paspalum vaginatum Echinochloa crus-galli teki Cyperus difformis Fimbristylis littoralis (Penyemprotan volume tinggi: 1 - 2 l/ha )

33. SATURN-D 6 GR

2,4-D IBE (2,4-D isobutyl ester) : 2 %
tiobenkarb (thiobencarb) : 4 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran.
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Gratiola juncea Monochoria vaginalis Sphenoclea zeylanica gulma berdaun sempit Echinochloa colonum Echinochloa crus-galli Leptochloa chinensis teki Fimbristylis miliacea Scirpus lateriforus (Penaburan: 15 - 25 kg/ha )
  • Padi tabela : gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis ; gulma berdaun sempit Paspalum vaginatum, teki Cyperus iria, Fimbristylis miliaceae (Penaburan : 10 - 15 kg/ha)

34. SAPSAY 70,7 WP 

fenoksaprop-p-etil (fenoxaprop-p-ethyl) : 13 %
kuinklorak (quinclorac) : 50 %
pirazosulfuron etil (pyrazosulfuron ethyl) : 7,7 %
  • Herbisida sistemik dan kontak pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Ludwigia perennis, Monochoria vaginalis, Marsilea crenata; teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi: 2 - 3 kg/ha)

35. PISTAR 10/25 WP 

etil pirazosulfuron : 10 %
kuinklorak (quinclorac) : 25 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Alternanthera philoxeroides, Ludwigia octovalvis, Spenochlea zeylanica; gulma berdaun sempit Echinochloa cruss-gali; teki Cyperus difformis, Cyperus iria, Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi: 315 - 420 g/ha)

36. OLE-OLE 865 SL 

2,4-D dimetil amina (setara dengan 2,4-D : 720 g/l) : 865 g/l
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk larutan dalam air.
  • Padi sawah tanam pindah (tapin) : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Marsilea crenata, Monochoria vaginalis (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 l/ha)

37. MOMENTO 20 WP

metil metsulfuron : 20 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Borreria alata, Clidemia hirta, Chromolaena odorata, gulma berdaun sempit Ottochloa nodosa, Paspalum conjugatum (Penyemprotan volume tinggi : 56,25 - 75 g/ha)
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Jussiaea octovalvis, gulma berdaun sempit Leersia hexandra, teki Cyperus difformis, Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi : 12 - 20 g/ha)

38. MEGA 9 865 SL 

2,4-D dimetil amina (setara dengan 2,4-D: 720 g/l) : 865 g/l
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk larutan dalam air
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 - 1 l/ha)

39. LEGEND 10 WP

etil pirazosulfuron (pyrazosulfuron-ethyl) : 10 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, Marsilea crenata, teki Fimbrystylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 125 g/ha)

40. METSULINDO PLUS 80 WP

2,4-D natrium (setara dengan 2,4-D : 69%) : 76 %
etil klorimuron : 2 %
metil metsulfuron : 2 %
Herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Monochoroa vaginalis, Marsilea crenata, Ludwigia octovalvis, teki Fimbristylis miliacea, Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi : 320 - 480 g/ha)

41. METSULINDO 20 WP 

metil metsulfuron : 20 %
Herbisida selektif sistemik, pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Budidaya kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Borreria alata, Cleome rutidospermae, Synedrella nodiflora (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 150 g/ha)
  • Hutan tanaman industri Accacia mangium : pakis Nephrolepis biserrata, Heterogonium saxicola (Penyemprotan volume tinggi : 50 - 100 g/ha)
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis, Marsilea crenata, Sphenochlea zeylanica, gulma berdaun sempit Leptochloa chinensis, teki Cyperus iria, Fimbristylis miliacea, Scirpus juncoides (Penyemprotan volume tinggi : 10 - 20 g/ha)

42. METRON 20 WG 

metil metsulfuron : 20 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air.
  • Jagung (TOT) : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Alternanthera sessilis, Synedrella nodiflora, gulma berdaun sempit Digitaria ciliaris, Eleusine indica (Penyemprotan volume tinggi : 1,5 - 2,5 g/ha)
  • Padi sawah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, Spenochlea zeylanica, teki Fimbristylis litoralis (Penyemprotan volume tinggi : 15 - 20 g/ha)

43. METAFURON 20 WG

metil metsulfuron : 20,05 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalan air.
  • Hutan tanaman industri Acacia mangium : gulma berdaun lebar Cleome asvera, Borreria latifolia,Ageratum conyzoides, Stachytarpheta indica, Euphorbia hirta ; gulma berdaun sempit Digitaria adscendens (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 150 g/ha)
  • Kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Mikania micrantha, Urena lobata, gulma berdaun sempit Imperata cylindrica (Penyemprotan volume tinggi : 100 - 150 g/ha)
  • Lahan tanpa tanaman : pakis Nephrolepis biserrata, Lunathyrium japonicum, Microlepia trapeziformis (Penyemprotan volume tinggi : 5 - 150 g/ha)
  • Padi sawah : Gulma berdaun lebar Ludwigia repens, Ludwigia hyssopifolia, Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, Alternanthera philoxeroides, Leptochloa chinensis, Paspalum conjugatum, teki Cyperus iria, Fimbristylis littoralis, Scirpus juncoides (Penyemprotan volume tinggi : 10 - 20 g/ha)
  • Padi sawah : gulma berdaun sempit Echinochloa crusgalli (Penyemprotan volume tinggi : 20 - 30 g/ha)
  • Semak belukar : gulma berdaun lebar Chromolaena odorata, Melastoma affine (Penyemprotan volume tinggi : 150 - 225 g/ha)
  • Semak belukar : gulma berdaun lebar Clidemia hirta (Penyemprotan volume tinggi : 100 - 200 g/ha)

44. LOGRAN 75 WG

triasulfuron : 75 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air.
  • Akasia : gulma berdaun lebar Chromolaena odorata, Lantana camara, Stachytarpheta indica, Tetracera indica (Penyemprotan volume tinggi : 30 - 40 g/ha)
  • Hutan tanaman industri Eucalyptus spp. : gulma berdaun lebar Chromolaena odorata, Mikania micrantha, Spenochlea zeylanica, gulma berdaun sempit Pennisettum spp. (Penyemprotan volume tinggi : 30 - 40 g/ha)
  • Jagung : gulma berdaun lebar Mimosa invisa, Mikania micrantha, gulma berdaun sempit Digitaria cyliaris, Setaria plicata (Penyemprotan volume tinggi : 40 - 60 g/ha)
  • kakao (TBM) : gulma berdaun lebar Mikania micrantha, Chromolaena odorata, spenochlea zeylanica, gulma berdaun sempit Pennisetum spp. (Penyemprotan volume tinggi : 40 - 60 g/ha)
  • Karet (TBM) : gulma berdaun lebar Mikania micrantha (Penyemprotan volume tinggi : 60 g/ha)
  • Karet (TM) : gulma pakisan Christella dentata (Penyemprotan volume tinggi : 60 g/ha)
  • Kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Mikania micrantha, Ottochloa nodosa (Penyemprotan volume tinggi : 60 g/ha)
  • Kelapa sawit (TM) : gulma pakisan Nephrolepis acutifolia, Selaginella sp. (Penyemprotan volume tinggi : 40 - 60 g/ha)
  • Padi sawah tabela : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Sphenochlea zeylanica, teki Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi : 7,5 - 15 g/ha)
  • Padi sawah tabela : teki Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi : 22,5 g/ha)
  • Padi sawah tanam pindah : gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, Monochoria vaginalis, Sphenochlea zeylanica, teki Cyperus difformis (Penyemprotan volume tinggi : 7,5 - 15 g/ha)
  • Persiapan lahan budidaya jarak pagar : gulma berdaun lebar Ageratum conyzoides, Chromolaena odorata, gulma berdaun sempit Imperata cylindrica, Pennisetum spp. (Penyemprotan volume tinggi : 40 - 60 g/ha)

45. MEDALLY 20 WG 

metil metsulfuron : 20 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air
  • Budidaya padi sawah : gulma berdaun lebar Marsilea crenata (Penyemprotan volume tinggi : 20 - 40 g/ha)
  • Budidaya padi sawah : gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis, Limnocharis flava, gulma berdaun sempit Echinochloa cruss-galli, teki Cyperus iria, Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi : 30 - 40 g/ha)
  • Jeruk : gulma berdaun lebar Synedrella nodiflora, Ageratum conyzoides, Cleome rutidospermum (Penyemprotan volume tinggi : 100 - 125 g/ha)
  • Jeruk : gulma berdaun sempit Paspalum conjugatum (Penyemprotan volume tinggi : 125 - 150 g/ha)
  • Mangga : gulma berdaun lebar Borreria alata, Ageratum conyzoides, Commelina diffusa (Penyemprotan volume tinggi : 100 - 125 g/ha)
  • Mangga : gulma berdaun sempit Axonopus compressus (Penyemprotan volume tinggi : 125 - 150 g/ha)

46. MAYO 320 EC

butaklor (butachlor) : 320 g/l
Herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan
  • Padi sawah : gulma berdaun sempit Echinochloa cruss-galii (Penyemprotan volume tinggi : 2,25 - 3 l/ha)

47. RONINDO 500 SC 

diuron : 500 g/l
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan suspensi.
  • Tebu : gulma berdaun lebar Borreria alata (Penyemprotan volume tinggi : 4 l/ha)
  • Tebu : gulma berdaun lebar Cleome rutidosperma (Penyemprotan volume tinggi : 2 - 4 l/ha)
  • Tebu : gulma berdaun lebar Spigelia anthelmia, Ipomoea triloba, gulma berdaun sempit Digitaria spp. (Penyemprotan volume tinggi : 1 - 2 l/ha)

48. ROSHO 28 WP 

etil pirazosulfuron (pyrazosulfuron ethyl) : 2 %
pretilaklor (pretilachlor) : 26 %
Herbisida sistemik dan selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Jussiaea repens, Limnocharis flava, Monochoria vaginalis; gulma berdaun sempit Paspalum distichum; teki Scirpus juncoides (Penyemprotan volume tinggi: 1 -1,5 kg/ha)

49. SAGRI-RICE 400/150 SC 

etil pirazosulfuron (pyrazosulfuron-ethyl) : 150 g/l
natrium bispiribak (bispyribac sodium) : 400 g/l
Herbisida sistemik dan selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan suspensi
  • Padi gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis (Penyemprotan volume tinggi 37,5 - 75 ml/ha )
  • Padi gulma golongan rumput Echinochloacruss-galli Leptochloa chinensis (Penyemprotan volume tinggi 37,5 - 75 ml/ha )
  • Padi teki Fimbrystylis miliacea Cyperus iria (Penyemprotan volume tinggi 37,5 - 75 ml/ha )

50. RUNSTAR 300 EC 

oksadiazon (oxadiazon) : 300 g/l
Herbisida kontak selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Alternanthera piloxeroides Ludwigia octovalvis Monochoria vaginalis (Penyemprotan volume tinggi: 1,5 – 2,5 l/ha.)

51. ROVER 20 WG

metil metsulfuron : 20 %
Herbisida sistemik pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air.
  • Budidaya padi sawah : gulma berdaun lebar Monochoria vaginalis, Marsilea crenata, teki Fimbristylis miliacea (Penyemprotan volume tinggi : 15 - 20 g/ha)
  • Budidaya padi sawah : gulma berdaun lebar Lymnocharis flava, Ludwigia octovalvis, Lindernia sp. (Penyemprotan volume tinggi : 20 - 30 g/ha)
  • Karet (TBM) : gulma berdaun lebar Calopogonium mucunoides, Centrosema pubescens, Mikania micrantha, semak Clidemia hirta, Diodia sarmentosa (Penyemprotan volume tinggi : 100 - 125 g/ha)
  • Kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Borreria alata, Mikania micrantha, pakis Stenochlaena palustris, semak Clidemia hirta (Penyemprotan volume tinggi : 50 - 100 g/ha)
  • Kelapa sawit (TBM) : gulma berdaun lebar Ipomoea triloba (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 100 g/ha)
  • Lahan tanpa tanaman : gulma berdaun lebar Borreria alata, Ageratum conyzoides, Cleome rutidospermum, Calopogonium mucunoides (Penyemprotan volume tinggi : 75 - 150 g/ha)
  • Lahan tanpa tanaman : pakis-pakisan Nephrolepis biserrata, Cyclosorus aridus, gulma berdaun lebar Clidemia hirta (Penyemprotan volume tinggi : 100 - 125 g/ha)

52. MACSPRAY 76,4 WP 

Bahan aktif  2,4-D Natrium (2,4-D Sodium) : 75 %, etil klorimuron (chlorimuron-ethyl) : 0,7 %, metil metsulfuron (metsulsuron methyl) : 0,7 %, setara dengan 2,4-D (2,4-D equivalent) : 68 %. Herbisida sistemik selektif pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
  • Padi sawah: gulma berdaun lebar Alternanthera piloxeroides Ludwigia octovalvis Marsilea crenata Monochoria vaginalis Spenochlea zeylanica (Penyemprotan volume tinggi: 375 - 500 g/ha)

53. AGRIMIN 865 SL

2,4-D dimethyl ammonium) setara dengan 2,4-D (2,4-D active equivalent: 720 g/l) : 865 g/l
Herbisida sistemik selektif pra tumbuh berbentuk larutan dalam air
  • Padi gulma berdaun lebar Marsilea crenata Monochoria vaginalis Ludwigia octovalvis Sphenoclea zeylanica (Penyemprotan volume tinggi 0,75 - 1,5 l/ha )
  • Padi teki Cyperus difformis Fimbristylis litoralis (Penyemprotan volume tinggi 0,75 - 1,5 l/ha )

Post a Comment for "53 DAFTAR TERBARU! HERBISIDA PRA TUMBUH TERBAIK UNTUK TANAMAN PADI YANG BISA ANDA COBA."