21 Merk Fungisida Berbahan Aktif Karbendazim - kliktani.com

21 Merk Fungisida Berbahan Aktif Karbendazim

Fungisida Berbahan Aktif Karbendazim

Karbendazim adalah salah satu bahan aktif yang terkandung pada fungisida, Fungisida berbahan aktif karbendazim memiliki fungsi untuk mengendalikan penyakit hawar upih daun (Rhizoctonia solani) dan penyakit bercak daun padi (Cercospora sp) pada tanaman padi. Selain itu kegunaan Fungisida berbahan aktif karbendazim juga bermanfaat sebagai pengendali penyakit antraknosa (Colletotrichum capsici) pada tanaman cabai.

Kegunaan bahan aktif karbendazim bukan cuma pengendali kedua penyakit diatas, fungisida berbahan aktif karbendazim juga bisa digunakan sebagai seed treatment atau fungisda untuk perendaman / perlakuan benih.

Bahan aktif carbendazim ditemukan pada tahun 1973, dan dalam penggolongan Fungicide Resistance Action Committee (FRAC) termasuk golongan 1, yaitu benzimidazol. Golongan benzimidazol merupakan fungisida yang menghambat sintesa beta-tubulin, menghambat pembentukan appresoria, dan menghambat pertumbuhan miselia jamur.

Menurut situs pestisida.id ada 21 merk dagang fungisida  yang menggunakan karbendazim sebagai kandungan bahan aktifnya, Berikut adalah ke 13 merk fungisida berbahan aktif karbendazim.

1. AZTECA 600 SC


Azteca 600 SC adalah fungisida sistemik berbentuk pekatan suspensi untuk mengendalikan penyakit - penyakit pada tanaman padi, cabai, bawang,  jagung, dan lain-lain.

Fungisida Azteza 600 SC adalah produk unggulan dari PT. Rotam Indonesia, yang memiliki tiga kombinasi bahan aktif, yaitu; azoxystrobin 75 g/l, bebukonasol 165 g/l, dan karbendazim 360 g/l.

2. BENDAS 50 WP


Bendas 50 WP adalah fungisida berbahan aktif karbendazim 50 %, dengan cara kerja sistemik bersifat protektif dan kuratif, fungisida Bendas 50 WP berbentuk tepung yang dapat di suspensikan untuk mengendalikan penyakit - penyakit pada tanaman padi, cabai, tomat, tembakau, dan lain-lain.

Fungsi Fungisida Bendas 50 WP

  1. Bendas 50 WP adalah fungisida sistemik dengan aksi ganda, yaitu perlindungan dan penyembuhan. Fungisida ini secara sistemik akan terserap pada akar maupun jaringan hijau tanaman.
  2. Bendas 50 WP dapat berfungsi sebagai pencegah penyakit pada tanaman buah - buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, berbagai jenis bunga, padi, kapas.
  3. Bendas 50 WP dapat digunakan untuk mencegah pembusukan pada buah-buahan segar, di penyimpanan dingin dengan dosis konsentrasi 0,3-0,5 g/l, sehingga dapat memperpanjang masa penyimpanan buah.
  4. Untuk perlakuan benih gunakan dosis 0,6-0,8 g/kg benih untuk mencegah penyakit : Tilletia , Ustilago , Fusarium, dan Septoria pada biji-bijian, juga untuk mencegah penyakit Rhizoctonia pada tanaman kapas.

Petunjuk Penggunaan fungisida Bendas 50 WP :

CABAI
  • Penyakit : Patek / Antraknosa Colletotrichum capsici
  • Dosis / Konsentrasi : 0,375 - 0,75 g/l
  • Waktu Aplikasi : Penyemprotan Volume Tinggi
KARET
  • Penyakit : Penyakit Bidang Sadap ( Ceratocystis nicotinidae)
  • Dosis / konsentrasi : 100 g/l
  • Waktu aplikasi : Dioleskan Pada Bidang Sadap Yang terserang
TEMBAKAU
  • Penyakit : Cercospora nicotinidae
  • Dosis / Konsentrasi : 1 kg/ Ha
  • Waktu Aplikasi : Penyemprotan Volume Tinggi
SAYURAN
  • Penyakit : Penyakit Epidemis
  • Dosis / Konsentrasi : 1-1,5 kg/Ha
  • Waktu Aplikasi : Penyemprotan Volume Tinggi
ANGGUR
  • Penyakit : Scelerotia
  • Dosis / Konsentrasi : 1-1,5 kg/Ha
  • Waktu Aplikasi : Penyemprotan Volume Tinggi
PADI
  • Penyakit : Karet Daun / Sclerotia
  • Dosis / Konsentrasi : 1-1,5 kg/Ha
  • Waktu Aplikasi : Penyemprotan Volume Tinggi

3. CABZIM 500 SC


Cabzim 500SC adalah fungisida berbahan aktif karbendazim 500 gram/liter, dengan cara kerja sistemik bersifat protektif dan kuratif, fungisida Cabzim 500SC berbentuk pekatan  yang dapat di suspensikan untuk mengendalikan penyakit hawar upih daun Rhizoctonia solani.

Untuk mengendalikan penyakit hawar upih daun lakukanlah penyemprotan volume tinggi dengan dosis konsentrasi  0,5 - 1 ml/l, agar bahan aktif karbendazim yang terkandung pada Cabzim 500Sc bisa bekerja secara optimal.

4. COZENE 70/10 WP


COZENE 70/10 WP adalah fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif. Fungisida Cozone 70/10 WP memiliki dua kandungan bahan aktif, yaitu  mankozeb: 70% dan karbendazim 10%. 

Fungisida COZENE 70/10 WP berbentuk tepung yang dapat disuspensikan (Wettable powder/WP ) berwarna kuning yang diformualiskan untuk mengendalikan penyakit penting, yang disebabkan oleh jamur pada pertanaman cabai, karet dan kentang.

Fungisida ini tidak menimbulkan fitotoksik  pada tanaman, jika digunakan sesuai petunjuk. Dan dengan penggabungan dua bahan aktif karbendazim dan magkozeb, membuat daya bunuh fungisida ini terhadap jamur pathogen menjadi lebih tinggi.

5. ENTIBLU 450/100 SC


Entiblu 450/100 SC adalah fungisida yang di peruntukan untuk bahan pengawet kayu, Fungisida Entiblu memiliki 2 bahan aktif yaitu, Kaibendazim 100 gram/liter dan Klorotalonil 450 gram/liter.

Fungisida ini mampu mengendalikan jamur biru Diplodia sp. Pada kayu gergajian dengan dosis Pencelupan : 2,250 kg/m3 sampai dengan 8 minggu perendaman.

6. HAGAN 80 WP


HAGAN 80 WP adalah fungisida berbahan aktif Karbendazim 80%, yang bekerja secara sistemik dan mempunyai tingkat aplikasi yang luas untuk berbagai tanaman, misalnya pada sayuran dan buah buahan.

Fungisida Hagan 80WP dapat mengendalikan berbagai penyakit tanaman diantaranya adala;
  • Padi : Karat Daun , Busuk Pelepah & Jamur Bulir
  • Cabai : Busuk BuahTomat : Black Spot ( jamur Hitam )
  • Karet : Busuk Bidang : Busuk Daun
  • Semangka : Karat Daun , Busuk Batang , Busuk Akar
  • Pare : Busuk Akar
  • Sayuran : Karat di daun,
  • Bawang daun : penyakit bercak ungu Alternaria solani, penyakit embun bulu Peronospora destructor

7. HEXACAR 100 EC


Hexacar 100 EC adalah fungisida sistemik berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan untuk mengendalikan penyakit antraknosa (patek) pada tanaman cabai.

Fungisida Hexacar 100 EC adalah produk unggulan dari PT Sinar General Industries, yang memiliki dua kombinasi bahan aktif, yaitu;heksakonazol 50 gram/liter, dan karbendazim 50 g/l.

8. KRESNAVIN 50 WP


Kresnavin 50 WP adalah fungisida berbahan aktif karbendazim 50 gram/liter, dengan cara kerja sistemik bersifat protektif dan kuratif, fungisida Kresnavin 50 WP berbentuk tepung yang dapat di suspensikan untuk mengendalikan penyakit hawar upih daun Rhizoctonia solani pada tanaman padi.

9. NARCIM 80 WP


Nacrim 80 WP adalah fungisida berbahan aktif karbendazim 80 gram/liter, dengan cara kerja sistemik bersifat protektif dan kuratif, fungisida Nacrim 50 WP berbentuk tepung yang dapat di suspensikan untuk mengendalikan penyakit antraknosa Colletotrichum spp pada tanaman bawang merah.

10. SAGRI-MANZIM 65/20 WP


SAGRI-MANZIM 65/20WP  adalah fungisida dengan bahan aktif karbendazim 20% dan  mancozeb 65%. Fungisida SAGRI-MANZIM 65/20WP berbentuk tepung biru yang dapat disuspensikan untuk mengendalikan penyakit seperti busuk daun ,bercak daun, busuk buah, busuh batang dan busuk akar yang menyerang tanaman bawang merah, padi, cabai dan sayuran lainya.

11. SITARA 80 WP


Sitara 80 WP adalah fungisida berbahan aktif karbendazim 72 gram/liter dan juga heksakonazol 8 gram/liter, dengan cara kerja sistemik bersifat protektif dan kuratif, fungisida Sitara 80 WP berbentuk tepung yang dapat di suspensikan untuk mengendalikan penyakit bercak ungu Alternaria porri pada tanaman bawang merah.

12. TAFT 75 WP


Taft 75WP adalah fungisida berbahan aktif karbendazim 12 gram/liter dan mangkozeb 63 gram/liter, Fungisida ini bekerja dengan cara kerja sistemik bersifat protektif dan kuratif, fungisida Taft 75WP berbentuk tepung yang dapat di suspensikan untuk mengendalikan berbagai jenis penyakit pada tanaman, diantaranya;
  • Bawang merah : penyakit bercak ungu Alternaria porri (Penyemprotan volume tinggi: 2 g/l)
  • Cabai : penyakit antraknosa Colletptrichum capsici (Penyemprotan volume tinggi: 2 g/l)
  • Jagung : penyakit hawar daun Helminthosporium turcicum (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)
  • Kakao : penyakit busuk buah Phytophthora palmivora (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 g/l)
  • Kedelai : penyakit karat Phakopsora pachyrhizi (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)
  • Kentang : penyakit hawar daun Phytophthora infestans (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)
  • Lada : penyakit busuk pangkal batang Phytophthora capsici (Penyemprotan volume tinggi: 2 g/l)
  • Padi : penyakit bercak coklat Cercospora janseana (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)  

13. TANTAN 250 SC


Tantan 250SC adalah fungisida berbahan aktif karbendazim 125 gram/liter dan tebukonazol 125 gram/liter, Fungisida tantan bekerja dengan cara kerja sistemik bersifat protektif dan kuratif, fungisida tantan 250SC berbentuk pekatan  yang dapat di suspensikan untuk mengendalikan penyakit bercak daun Cercospora sp pada tanaman caba.

14. ROLITOP 475 SC


azoksistrobin (azoxystrobin) : 60 g/l
karbendazim (carbendazim) : 250 g/l
tebukonazol (tebuconazole) : 165 g/l

Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk pekatan suspensi
Padi : penyakit blast Pyricularia oryzae (Penyemprotan volume tinggi : 1 ml/l)

15. TUOFU 45 WP


karbendazim : 15 %
tiram : 30 %

Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
Karet : penyakit bidang sadap Ceratocystis fimbriata (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)
Teh : penyakit cacar daun Exobasidium vexans (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)
Tembakau : penyakit lanas Phytophthora nicotianae (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)

16. KENOSIS 60 WP


karbendazim (carbendazim) : 60 %
Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan
Bawang merah : penyakit bercak ungu Alternaria porri (Penyemprotan volume tinggi : 1 g/l)

17. DKPOXIBEN 250 SC


epoksikonazol : 125 g/l
karbendazim : 125 g/l
Fungisida yang bersifat preventif, kuratif, dan sistemik berbentuk pekatan suspensi
Padi: penyakit hawar pelepah Rhizoctonia solani (Penyemprotan volume tinggi: 0,5 ml/l)

18. DAKOZIM 80 WP


karbendazim (carbendazim) : 80 %
Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan
Cabai: penyakit antraknosa Colletotrichum gloeosporioides (Penyemprotan volume tinggi: 1,5 g/l)

19. PASKAL 50 WP


karbendazim : 50 %
Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
Karet : penyakit bidang sadap Ceratocystis fimbriata (Penyemprotan volume tinggi : 2 g/l)
Padi : penyakit hawar pelepah Rhizoctonia solani (Penyemprotan volume tinggi : 0,5 g/l)

20. SAAF 75 WP


karbendazim : 12 %
mankozeb : 63 %
Fungisida yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan.
Padi: penyakit pembusuk daun Phytophthora infestans (Penyemprotan volume tinggi: 2 g/l)

21. BENZIM 50 WP


karbendazim : 15 %
kuintozen : 35 %
Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat disuspensikan
Kubis: penyakit akar gada Plasmodiophora brassicae (Penyemprotan volime tinggi: 1,5 g/l)

0 Response to "21 Merk Fungisida Berbahan Aktif Karbendazim"

Post a Comment

Iklan Tautan

Iklan Tengah Artikel 1

3361

Tautan