Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Fungisida Terlengkap!


Fungisida adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan atau jamur yang menyebabkan penyakit.

Selain sebagai pembunuh dan penghambat jamur pada tanaman, biasanya fungisida di gunakan juga pada benih padi, umbi, transplan akar, dan organ propagatif lainnya, pada perlakuan benih, fungisida berfungsi untuk membunuh cendawan pada bahan yang akan ditanam dan melindungi tanaman muda dari cendawan patogen.

Selain itu, penggunaan fungisida juga dapat digunakan melalui injeksi pada batang, semprotan cair secara langsung, dan dalam bentuk gas yang disemprotkan atau biasa di sebut dengan Fumigan.

Bentuk Fungisida


Bentuk fungisida bermacam-macam, tetapi lazimnya fungisida memiliki 4 bentuk yaitu; cair, gas, butiran, dan serbuk.

Namun bentuk fungisida cairan paling banyak di gunakan oleh  produsen pestisida dalam membuat fungisida, karena bentuk fungisisda ini lebih mudah untuk di aplikasikan, dan lebih efisien penggunaannya.

Klasifikasi Fungisida


Fungisida dapat diklasifikasikan menjadi dua golongan, yaitu fungisida selektif  dan fungisida non selektif.

Fungisida selektif merupakan fungisida yang mampu membunuh jamur tertentu namun tidak menyakiti jamur lainnya. Jenis Fungisida yang termasuk kedalam golongan fungisida selektif adalah fungisida sulfur, tembaga, quinon, dan heterosiklik.

Sedangkan fungisida non selektif mampu membunuh semua jenis jamur, jenis fungisida yang tetmasuk kedalam golongan fungisida nonselektif adalah fungisida hidrokarbon aromatik, anti-oomycota, oxathiin, organofosfat, fungisida yang menghambat sintesis sterol, serta fungisida sistemik lainnya.

Cara Kerja Fungisida


Cara kerja fungisida ada 3  yaitu; fungisida  kontak, fungisida translaminar, dan fungisida sistemik. 

Fungisida dengan cara kerja kontak hanya akan bekerja di bagian tanaman yang tersemprot saja, sedangakan jamur yang tidak terkena akan tetap hidup.

Fungisida translaminar bekarja dengan cara mengalir dari bagian yang disemprot (daun dan bagian atas tanaman) ke bagian yang tidak disemprot (ke bawah) seperti batang. 

Sedabgkan cara kerja Fungisida sistemik yaitu diserap oleh tumbuhan dan akan didistribusikan melalui sistem pembuluh tanaman.

Bahan Aktif Fungisoda 


Kebanyakan fungisida berbahan dasar sulfur dalam konsentrasi yang rendah antara 0.08 sampai 0.5% jika dalam bentuk cair. Sedangkan untuk fungisida berbentuk bubuk bisa mencapai 90% kadar konsentrasinya. 

Post a Comment for "Pengertian Fungisida Terlengkap!"