Tenyata! Beginilah Siklus Hidup Penggerek Batang Padi - kliktani.com

Tenyata! Beginilah Siklus Hidup Penggerek Batang Padi

Salah satu hewan yang mengalami metamorposis sempurna adalah serangga penggerek batang padi, serangga ini memiliki siklus hidup yang berubah ubah setiap saat, dan kali ini kliktani.com mencoba membahas tentang "Siklus Hidup Penggerek Batang Padi".

Siklus hidup penggerek batang padi berasal dari hewan Kaper, Ngengat, atau kupu-kupu yang bermetamorfosis dan berubah menjadi ulat penggerek batang padi.

Dalam Siklus hidup penggerek batang padi yang selalu berubah ubah bentuk membuat serangga hama ini menjadi sulit untuk di kendalikan dan menjadi salah satu hama utama dalam membudidayakan tanaman padi.


siklus hidup penggerek batang padi

Ada 5 jenis penggerek batang padi yang memiliki siklus hidup yang berbeda-beda, berikut ke 5 jenis penggerek batang padi tersebut:
  • Pengerek Batang Padi Putih (Tryporyza innotata) 
  • Pengerek Batang Padi Kuning (Scirpopaga incertulas) 
  • Pengerek Batang Padi Merah Jambu (Sesamia inferen) 
  • Pengerek Batang Padi Bergaris ( Chilo supressalis) 
  • Pengerek Batang Padi Berkepala Hitam (Chilo polychrysus)

SIKLUS HIDUP PENGGEREK BATANG PADI

Larva yang baru menetas akan keluar melalui lubang - lubang yang ada pada bagian bawah telur dan menembus permukaan daun.  

Larva penggerek batang padi yang baru menetas ini disebut dengan instar 1, biasanya akan langsung menuju pada bagian ujung daun dan akan menggantung dengan benang halus.

Keadaan larva seperti ini akan membuatnya terombang-ambing oleh angin sehingga larva tersebut jatuh kebagian tanaman lain atau kepermukaan air.

Larva yang jatuh kemudian akan langsung bergerak menuju ke pangkal pohon padi dan kemudian masuk ke tanaman melalui celah antara pelepah dan batang pohon padi.

Selama  siklus hidup nya sebagai larva penggerek batang padi, ulat tersebut dapat berpindah - pindah dari satu pohon ke pohon lainnya.

Proses perpindahannya ialah dengan cara membuat gulungan ujung daun lalu kemudian larva tersebut menjatuhkan dirinya ke permukaan air dan masuk ke rumpun yang lain dengan cara seperti semula.



Larva penggerek batang padi  instar akhir akan menetap dan tinggal di dalam batang tanaman padi untuk bermetamorfosis menjadi pupa.  

Sebelum menjadi pupa, larva atau ulat penggerek batang padi membuat jalan keluar berupa lubang pada pangkal batang  padi dekat permukaan air atau tanah, yang ditutupi lapisan tipis untuk jalan keluar setelah menjadi imago.



Perubahan kepadatan populasi penggerek batang padi kuning di lapangan sangat dipengaruhi oleh keadaan iklim (curah hujan, suhu, kelembaban), varietas padi yang ditanam, dan musuh alami yaitu parasitoid, predator, dan patogen.

Berikut ini adalah rincian stadium  pada fase metamorfosis penggerek batang padi:

1. Siklus Hidup Penggerek Batang Padi Kuning

Telur
  • Jumlah telur  50-150 butir/kelompok
  • Ditutupi rambut halus berwarna coklat  kekuningan
  • Diletakkan malam hari (pukul 19.00-22.00) selama 3-5 malam sejak malam pertama
  • Keperidian 100-600 butir tiap betina
  • Stadium telur 6-7 hari
Larva
  • Putih kekuningan sampai kehijauan
  • Panjang maksimum 25 mm
  • Stadium larva 28-35 hari
  • Terdiri  atas 5-7 instar
Pupa
  • Kekuning-kuningan atau agak putih
  • Kokon berupa selaput benang berwarna putih
  • Panjang 12-15 mm
  • Stadium pupa 6-23 hari
Imago
  • Kaper jantan mempunyai bintik-bintik gelap pada sayap depan
  • Kaper betina berwarna kuning dengan bintik hitam di bagian tengah sayap depan
  • Panjang Kaper jantan 14 mm dan betina 17 mm
  • Kaper aktif pada malam hari dan tertarik cahaya
  • Jangkauan terbang dapat mencapai 6-10 km
  • Lama hidup kaper 5-10 hari dengan siklus hidup penggerek batang pasi kuning 39-58 hari

2. Siklus Hidup Penggerek  Batang Padi Putih


Telur
  • Jumlah telur 170-260 butir/kelompok
  • Diletakkan dipermukaan atas daun atau pelepah
  • Mirip telur penggerek batang padi kuning
  • Ditutupi rambut halus, berwarna coklat kekuning-kuningan
  • Stadium telur 4-9 hari
Larva
  • Mirip larva penggerek batang padi kuning
  • Panjang maksimal 21 mm
  • Putih kekuningan
  • Stadium larva 19-31 hari (kalau mengalami diapause dapat berlangsung 3 bulan)
Pupa
  • Stadium pupa 6-12 hari
Imago/Ngengat
  • Warna putih
  • Panjang betina 13 mm dan jantan 11 mm
  • Tertarik cahaya

3. Siklus Hidup Penggerek Batang Padi Bergaris



Telur

  • Jumlah telur 20-150 butir/kelompok
  • Diletakkan di permukaan bawah daun bagian pangkal atau pelepah
  • Seperti sisik
  • Warna putih, tidak ditutupi rambut
  • Stadium telur 4-7 hari
Larva
  • Warna abu-abu , kepala coklat dengan 5 garis coklat sepanjang tubuhnya
  • Panjang maksimal 26 mm
  • Beberapa larva dalam tiap tunas
  • Stadium larva 33 hari
Pupa 
  • Coklat tua
  • Stadium pupa 6 hari
Imago
  • Kepala berwarna coklat muda
  • Warna sayap depan coklat tua
  • Vena sayap nampak jelas
  • Panjang 1,3 mm

4. Siklus Hidup Penggerek Batang Padi Berkepala Hitam

Telur

  • Berkelompok
  • Pada daun dekat pangkal/pelepah
  • Tidak tertutup sisik
  • Stadium telur 6 hari
Larva
  • Kepala hitam
  • Stadium larva 30 hari
  • Panjang 18-24 mm
  • Beberapa larva tiap tunas
Pupa
  • Coklat tua
  • Stadium pupa 6 hari
Imago
  • Kepala hitam
  • Sayap depan bersisik, bagian tengah keperakan
  • Sayap belakang kuning muda
  • Panjang 10-13 mm 
  • Siklus hidup berlangsung selama 26-61 hari.  

5. Siklus Hidup Penggerek Batang Padi Merah Jambu



Telur

  • Dalam barisan,  mirip manik-manik, diantara pelepah daun batang padi
  • 2-3 baris/kelompok
  • 30-100 butir/kelompok
  • Tidak tertutup sisik
  • Stadium telur 6 hari
Larva
  • Kepala merah jambu
  • Panjang maksimal 35 mm
  • Beberapa larva tiap tunas
  • Stadium larva 28-56 hari
Pupa
  • Coklat tua
  • Panjang 18 mm
  • Pada pelepah atau batang
  • Stadium pupa 8-11 hari
Imago
  • Coklat
  • Sayap depan bergaris coklat tua memanjang
  • Sayap belakang putih
  • Panjang 14-17 mm
  • Kurang tertarik cahaya
  • Siklus hidup berlangsung 46-83.

Demikianlah artikel tentang " Siklus Hidup Penggerek Batang Padi ", Artikel ini bersumber dari BP3K Kec. CIPEUCANG. Semoga artikel ini bermanfaat.

Iklan Tautan

Iklan Tengah Artikel 1

3361

3362